Sertifikat halal bukan dokumen sekali jadi lalu selesai. Artikel ini membahas masa berlaku sertifikat halal dan kewajiban yang menyertainya setelah terbit.
Sertifikat halal bukan dokumen sekali jadi lalu selesai. Artikel ini membahas masa berlaku sertifikat halal dan kewajiban yang menyertainya setelah terbit.
Pelaku usaha yang wajib bersertifikat halal bisa terkena sanksi administratif bila lalai menjalankan kewajiban jaminan produk halal. Berikut hal-hal yang perlu dipahami manajer produksi dan
Produk yang memang tidak halal tetap boleh dijual di Indonesia, asalkan mencantumkan keterangan tidak halal secara jelas pada kemasan. Berikut dasar hukum dan hal yang
Kenali ancaman kontaminasi silang dan pahami titik kritis halal di dapur serta pabrik untuk menjaga integritas kehalalan produk bisnis Anda.
Waspadai titik kritis makanan dan minuman pada emulsifier dan gelatin. Kenali sumber hewani dan nabatinya agar pilihan konsumsi Anda lebih aman dan halal.
Pelajari kesalahan fatal UMKM dalam mengelola titik kritis halal produksi, mulai dari jebakan bahan baku hingga kontaminasi alat, demi lolos sertifikasi halal.
Pahami titik kritis kosmetik & obat untuk memastikan keamanan dan kehalalan produk yang Anda gunakan sehari-hari. Kenali bahaya bahan hewani dan pelarutnya sebelum membeli!
Tidak semua produk yang “belum bersertifikat halal” berarti dikecualikan. Artikel ini memilah mana yang benar-benar bebas kewajiban dan mana yang cuma disangka begitu.
Kewajiban sertifikasi halal diberlakukan bertahap per kelompok produk. Artikel ini menjelaskan urutan tahapan tersebut dan apa yang perlu disiapkan pelaku usaha yang wajib lewat jalur
Fatwa MUI adalah tahap penetapan kehalalan sebelum BPJPH menerbitkan sertifikat. Simak bagaimana posisinya di alur jalur reguler dan apa yang perlu disiapkan pelaku usaha.